Kuningan yang sudah berdiri sejak 510 tahun silam teaptnya pada 1 September 1498 M ketika Pangeran Kuningan dilantik menjadi Kepala Pemerintahan bergelar Pangeran Arya Adipati Kuningan. Pada saat itulah titik tolak terbentuknya pemerintahan Kuningan dan tanggal tersebut dijadikan hari lahirnya Kabupaten Kuningan.
Sebelumnya, Kuningan pernah dipimpin oleh seorang Raja sesuai dengan yang dituturkan pada cerita Parahyangan yaitu Seuweukarma yang bergelar Sanghiang Tangkuku atau Sang Kuku dan menganut ajaran Dangiang Kuning. Namun setelah itu perkembangan kerajaan Kuningan seolah terputus, sehingga baru pada 1175 Masehi muncul Rakean Darmariksa sebagai pemimpin kerajaan Kuningan yang menganut ajaran Hindu dan merupakan bagian dari daerah otonom kerajaan Sunda yang dikenal dengan nama Padjajaran.
Pada abad ke-15 ketika Cirebon menyatakan kemerdekaannya dari Pajajaran dan pada masa itu kepemimpinan Kerajaan Cirebon diserahkan kepada Syeh Syarif Hidayatullah karena keinginannya untuk menyebarkan agama Islam. Pada saat itu datanglah Ratu Ontin Nio dari Negeri Cina yang merupakan Isteri dari Syeh Syarif Hidayatullah. Pada saat itu Ratu Ontin Nio alias Ratu Lara Sumanding sedang mengandung dan melahirkannya di Kuningan yang diberi nama Pangeran Kuningan yang kelak menjadi Adipati Kuningan.
Pada masa setelah kemerdekaan sejak 1950, Kuningan telah beberapa kali berganti Pemimpin dari R. Noer Armadibrata sampai saat ini H. Aang Hamid Suganda, S.Sos. Namun selama ini Bupati Kuningan belum pernah ada yang mampu memimpin sampai dua periode, semuanya selalu tergeserkan oleh yang baru. Seperti halnya Drs. H. Arifin Setiamiharja, M.M., walaupun mencalonkan kembali harus mengakui kekalahannya dari H. Aang Hamid Suganda, S.Sos. Jadi setelah berganti 17 Pemimpin di Kabupaten Kuningan belum pernah ada yang menjabat sampai dua kali periode. Berikut ke-17 Bupati Kuningan yang pernah memimpin di Kuningan.
1. R. Noer Armadibrata
2. R. Moch. Hafail
3. R. Tikok Moch. Ichlas
4. R. Sumitra
5. TB. Amin Abdullah
6. Saleh Alibasyah
7. Usman Jatikusuma
8. Rd. Komar Surjana Atmadija
9. S. Suminta Atmadja
10. Aruman Wirananggapati
11. Karli Akbar
12. RH. Unang Sunardjo, S.H
13. Drs. Moch. Djufri Pringadi
14. Drs. H. Subandi
15. Drs. H. Yeng DS. Partawinata, S.H.
16. Drs. H. Arifin Setiamiharja, M.M.
17. H. Aang Hamid Suganda, S.Sos.
18. …………………………………..???
Apakah fenomena ini merupakan sebuah mitos atau entah apa namanya bahwa Kuningan tidak akan pernah dipimpin oleh satu orang pemimpin dalam dua periode??? Atau pertanyaan yang lebih mudah apakah H. Aang Hamid Suganda, S.Sos. mampu menggulingkan mitos bahwa Kuningan dapat dipimpin oleh satu pemimpin dalam dua periode dalam kata lain dia akan terpilih kembali pada Pilkada Langsung pertama di Kab. Kuningan dan mengalahkan dua rivalnya pada 12 Oktober mendatang?
Memang banyak desas-desus dari beberapa pihak dan lapisan masyarakat yang menyatakan bahwa Pasangan AROCHMAN akan unggul dibanding yang lain karena melihat pembangunan fisik yang telah dilakukan bupati incumbent. Namun dalam perjalanannya, dikabarkan pula banyak pendukung Arochman berpaling pada pasangan ASRI yang merupakan incumbent Wakil Bupati sebelumnya. Namun tidak banyak kabar tentang pasangan ke-3 SAE yang merupakan wakil independen, tapi apapun bisa terjadi.
Mungkin mitos ini cukup membuat pikiran Aang H. Suganda terganggu untuk melaju menjadi Calon Bupati lagi, dan ini dimanfaatkan oleh ke-2 pasangan lainnya yang mempunyai kans yang besar bhila hanya melihat mitos tersebut. Tapi kembali pada pemikiran yang logis, melihat pembangunan fisik yang telah dilakukan Aang H. Suganda yang membuat berubahnya Kabupaten Kuningan secara fisik membuat masyarakatpun tergiur untuk memilihnya kembali sebagai Bupati Kuningan periode berikutnya.
Mudah-mudahan masyarakat Kuningan dapat menjawab semua pertanyaan diatas dengan baik dan benar. Apakah mengulang kembali mitos atau menggulingkan mitos yang sudah 58 tahun tidak tergoyahkan. Pemimpin Kuningan harus merupakan panutan dan membawa Kuningan menjadi lebih baik dari sekarang, siapapun dan dari manapun bukan soal yang penting. Yang jelas Siapapun yang anda pilih akan menentukan kebahagiaan warga Kuningan ke depan.
Selamat memilih………!!!









